人気ブログランキング |
2008年 05月 14日 ( 1 )

2008年 05月 14日
kolong jembatan
"Kolong jembatan ini sudah menjadi rumahku sejak 3 tahun yang lalu, namanya airton (bawah air atas beton), kalau sampai jatuh langsung nyemplung," celetuk Ijah (panggilan Muhijah) yang pernah merasakan tercebur karena terpeleset dua hari yang lalu. ("Harga Naik atau Turun, Sama Saja...", Kompas, 14 Mei 2008)

話し手は kolong jembatan Guntur (Menteng, Jakarta Pusat) の住人,Muhijah(40),janda dua orang anak なのだが,上を読んで,斜体にした kalau sampai jatuh langsung nyemplung (ころんだら,そのままボチャン) が今ひとつ腑に落ちなかった.

そうだったのかと分かったのは, "Berita Foto: Rumahku Kolong Jembatan" (Kompas, 10 November 2007) の次の写真を見て.

kolong jembatan _a0051297_1145399.jpg写真キャプション: Nyerok - Udin (42) dua dari sebelah kiri bersama warga kolong jembatan yang lain menyerok "mainan" yang hanyut di aliran sungai. Udin tinggal di kolong jembatan Guntur lebih dari 20 tahun. 

「橋の下」ったって,こんな「橋の下」とは思わなかった.ここは正しく bawah air atas beton (下は水,上はコンクリート) である.川面を流れてくるペットボトルやプラスチックを掬い上げる nyerok のにはこれ以上具合のいい場所はないかもしれないが,kalau sampai jatuh langsung nyemplung だ.

(注) serok - menyerok が nyerok になる,また cemplung - mencemplung が nyemplung になるのは,口語におけるジャワ語,ジャカルタ方言の影響.

by sanggarnote | 2008-05-14 11:04